Usai Open Audition Miss Culinary 2019 di Lima Kota Besar - Terjaring 50 Kandidat, Dikenalkan Hibachi Show, La Mian Demo dan Diuji Buat Kreasi Salad di Tristar Samator

Usai Open Audition Miss Culinary 2019 di Lima Kota Besar

Terjaring 50 Kandidat, Dikenalkan Hibachi Show, La Mian Demo dan Diuji Buat Kreasi Salad di Tristar Samator

SETELAH melalui proses panjang selama hampir sebulan, Open Audition Miss Culinary Awards 2019 yang diawali di Semarang, Jogjakarta, Malang, Surabaya dan dipungkasi di Denpasar (Bali), pertengahan Juli 2019 lalu, akhirnya terjaring 50 orang semifinalis. Kehadiran puluhan perempuan cantik itu membuat heboh suasana Kampus Tristar Samator di Sky Suite SOHO-Samator Jl. Raya Kedungbaruk No. 76-78 Surabaya, Minggu (28/07/2019) siang.

Untuk bisa lolos dan maju ke babak final dengan menyisakan 16 orang, maka 50 semifinalis Miss Culinary 2019 yang berasal dari lima kota besar ini, selain dikenalkan atraksi Hibachi Show oleh Chef Thomas Denny, mereka juga dikenalkan La Mian Demo yakni aksi membuat mie tarik bersama Chef Agus Kurniawan dan ditantang membuat aneka kreasi salad (Appetizer).
Atraksi Hibachi Show dan La Mian Demo persembahan kedua chef profesional itu diapreasikan oleh 50 semifinalis Miss Culinary 2019. Baik Chef Thomas maupun Chef Kurniawan itu sehari-hari bekerja di Kitchen Culinary Tristar Samator Sky Suite SOHO-Samator Jl. Raya Kedungbaruk No. 76-78 Surabaya.

Tristar Samator (Trestelle Accademia Culinaria), merupakan salah satu jaringan kampus di bawah manajemen Tristar Group, yang menawarkan fasilitas kitchen modern nan mewah kepada mahasiswa culinary kelas eksklusif.  
Usai menyaksikan gelaran Hibachi Show dan La Mian Demo, 50 semifinalis ditantang untuk membuat aneka kreasi salad (Appetizer) di Kitchen Tristar Samator. Untuk memudahkan pekerjaan di kitchen, 50 semifinalis tersebut dibagi tiga sesi. Masing-masing sesi diikuti 16-18 orang.
Sesi pertama, misalnya, 16 finalis diminta memilih bahan membuat salad –aneka irisan sayuran dan buah--- lengkap dengan irisan daging ayam, roti bakar, condiment-nya seperti sauce, mayonnaise, thousand island, mentega (margarine), susu UHT dan bahan pendukung yang lainnya. 
Menariknya, saat diuji membuat aneka kreasi salad, masing-masing peserta hanya diberi waktu lima menit, untuk persiapan bahan hingga mem-plating salad hasil kreasinya, sebelum dikritisi oleh Dewan Juri yang terdiri dari Chef Yuda Agustian, Chef Thomas Denny, Chef Lily Handayani dan Hendrik Adrianus Suhirno.
Setelah 50 semifinalis Miss Culinary 2019 mengikuti tantangan membuat aneka kreasi salad, giliran selanjutnya pihak Panitia memutuskan 16 nama kandidat Miss Culinary 2019 yang berhak maju ke babak final. 16 finalis itu masih diseleksi lagi hingga hanya menyisakan enam orang yang maju ke grand final.
Sesuai run down acara yang dibagikan Chef Thomas Denny, 16 besar (finalis) Miss Culinary 2019 saat ini menjalani masa karantina di Swiss Belinn Hotels Manyar Kertoarjo. Mereka antara lain dibekali Beauty Class & Make Up Theory (La Tulipe Cosmetique), Belajar Teknik Menghias Cup Cake dari Tristar Group.
Selanjutnya, acara Sharing Season bersama perwakilan dari Singapore Tourism Board (STB), Public Speaking bersama Jatim Park Group, Modelling Class persembahan dari Gie Cinta, Presentasi dari GM Swiss Belinn Hotels Manyar Kertoarjo dan Briefing Grand Final dengan segenap panitia.
Dalam kesempatan terpisah, Presdir Tristar  Group Ir Juwono Saroso MM, M.MPar menyatakan dukungannya atas penyelenggaraan Miss Culinary Awards 2019. Ajang tahunan itu dimanfaatkan untuk mengenalkan success story Tristar Group kepada masyarakat terutama anak-anak generasi millennial yang tinggal di Semarang, Jogjakarta, Malang, Surabaya dan Denpasar (Bali). 
Lembaga pelatih yang dirintis sejak 15 tahun silam dan kini menjelma menjadi lembaga pendidikan yang fokus mengelola Sekolah Perhotelan dan Pariwisata (Tourism), Pencetak Chef dan Foodpreneur. Cabang-cabangnya tersebar di Surabaya, Kota Wisata Batu, Tangerang (BSD), Bogor, Pontianak hingga Semarang.
Selain mengajarkan pengetahuan tentang Culinary dan Pastry, mahasiswa Tristar Group juga dibekali Entrepreneurship, sehingga mereka kelak setelah lulus kuliah diharapkan menjadi pebisnis kuliner yang andal. ”Sedangkan mahasiswa yang mengambil Program Studi (Prodi) D3 Perhotelan dan Pariwisata, bisa memajukan industri kepariwisataan regional dan nasional,” kata Juwono Saroso kepada kru www.culinarynews,info, kemarin.
Anda tertarik menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Group, silakan menghubungi Divisi Marketing Tristar Group cq Akpar Majapahit di Graha Tristar Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, 0812 3375 2227 (WA) atau 0813 5786 6283 (WA), sekarang juga. (ahn)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Bartending Bersama Nur Halim dari Sky Bar MaxOne Hotels Tidar