Lebih Dekat dengan Billy Sugiauwto, Alumni Akpar Majapahit 2016 - Rintis Karier dari Asisten Chef di Restoran, Pindah ke Shangri-La Hotel, Merapat ke Kapal Pesiar di AS dan Kini Cari Peruntungan ke Tiongkok

Lebih Dekat dengan Billy Sugiauwto, Alumni Akpar Majapahit 2016
Rintis Karier dari Asisten Chef di Restoran, Pindah ke Shangri-La Hotel, Merapat ke Kapal Pesiar di AS dan Kini Cari Peruntungan ke Tiongkok

BILLY SUGIAUWTO, yang akrab disapa Billy, merupakan mahasiswa D3 Perhotelan Akpar Majapahit yang lulus pada 2016 silam. Kecintaannya pada suasana kerja di perusahaan jasa hospitality (hotel dan restoran), mengantarkan anak kedua dari tiga bersaudara ini untuk merintis karier di kitchen Restoran 1903 Jl. Sumatra No. 40 Surabaya.
Itu dilakoni bujangan kelahiran Surabaya, 11 Desember 1994 ini sekitar satu tahunan. Untuk itu dirinya harus bisa berbagi waktu dengan cerdas, antara bekerja di restoran dan menyelesaikan Tugas Akhir (TA) kuliah berupa Penulisan Laporan Pra Skripsi, demi menyandang gelar akademik Ahli Madya Pariwisata (AMd.Par) dari Akpar Majapahit yang berkampus di Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya.
Keputusan Billy Sugiauwto bekerja sambil kuliah dinilai sebagai langkah tepat. Bahkan terobosan berani itu juga diapresiasi oleh Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit R. Paulus W. Soetrisno M.Par., saat dirinya konsultasi tentang penyelesaian TA, sekitar empat tahun silam.
Setelah diwisuda pada November 2016, Billy Sugiauwto menerima tantangan baru bergabung di Cool Kitchen Shangri-La Hotel Jl. Mayjen Sungkono Surabaya. Kerja di hotel berbintang lima ternyata lebih enjoy daripada bekerja di restoran, karena sistem kerja di kitchen hotel lebih teratur dan sistematis daripada kerja serabutan ala restoran.
Sayangnya, Billy menikmati suasana  pressure kerja di kitchen hotel tidak lama, sekitar 3-4 bulan saja, sebelum mengalihkan pilihan kerja yang jauh lebih menantang, yakni bekerja di kapal pesiar, tepatnya di Royal Carribean Cruise yang home base-nya di Miami, Amerika Serikat, sekitar Triwulan Kedua 2017 lalu.
Keputusan beralih kerja di kapal pesiar tidak lepas dari atensi Chef Ketut, Chef Yuda dan Chef Della yang ingin membekali alumni dengan pelatihan kerja di kapal pesiar yang dibuka Tristar Group, yakni Tristar Cruise Training Centre (TCTC). TCTC bekerja sama dengan PT Ratu Oceania Raya Jakarta, menyalurkan tenaga kerja asal Indonesia berkarier di kapal pesiar.
Di Negeri Paman Sam itu, Billy Sugiauwto bertahan sekitar delapan bulan. Selama bekerja di kapal pesiar mewah itu, anak didik Chef Ari Purwantoro saat belajar culinary itu ditempatkan sebagai Commis Chef di Buffet Section (Bagian dari Culinary Division).
Royal Carribean Cruise itu melayani rute pelayaran Miami-Mexico-Carribean Island-Miami-Haiti-Bahama Island-Southampton (Inggris)-Spanyol-Italia-Portugal-Norwegia-Miami P.P. Dalam satu round trip butuh waktu sekitar 21 minggu (4-5 bulan).
”Selama berkarier di kapal pesiar, saya menerima salary penuh sebesar 860-940 USD per bulannya,” ungkap Billy Sugiauwto kepada kru www.culinarynews.info, di lobi Graha Tristar, baru-baru ini.
Sepertinya Billy Sugiauwto juga belum puas dengan karier yang telah dirintisnya dua tahun terakhir, sekalipun ia pernah bekerja di restoran, hotel hingga kapal pesiar. Buktinya, Arek Suroboyo ini mengaku jika kemampuan berbahasa asing, khususnya Mandarin, belum mumpuni banget.
Ia pun teringat dengan pepatah bijak, ”Kejarlah Ilmu sekalipun harus sampai ke Negeri China.” Oleh karena itu, Billy Sugiauwto pun memutuskan berhenti kerja di kapal pesiar untuk mengambil kuliah lagi di Sichuan International Study University, Chongqing, China Selatan, demi memperdalam Bahasa Mandarin, selama setahun.
Setelah menyelesaikan pendidikan bahasa asing di Chingqing, Billy mencoba peruntungan untuk meng-apply lowongan kerja di International Chongqing Hotel, South China. Billy mengincar formasi jabatan meng-handle tamu VIP, karena dirinya yakin dengan kemampuannya berbahasa asing terutama Bahasa Inggris dan Mandarin.
Saat di-interview langsung oleh General Manager (GM) International Chongqing Hotel, Mrs Sharon dari Selandia Baru, Billy ditantang untuk perform menempati jabatan meng-handle tamu VIP di Front Office (FO) dan Restoran Hotel dengan gaji tahun pertama 3.500 Yuan per bulan (Rp 7-8 jutaan per bulan).
Untuk itu, Billy diminta merampungkan semua persyaratan kerja di Negeri Tirai Bambu seperti mengurus visa kerja dari Kedubes China di Jakarta, sederet kelengkapan lain untuk orang Indonesia yang akan bekerja di sektor formal di luar negeri. Semoga sukses bro …!
Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Akpar Majapahit, silakan datang langsung ke Kampus Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-25, sekarang juga. (ahn)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tristar Group Ekspansi ke Tulungagung, Buka Program Studi Hospitality (Hotel Operations) dan Sekolah Kapal Pesiar